PEMOGRAMAN BASIS DATA,ANTRIAN,JARINGAN

ANGGITA LAMBANG VIDIANTORO

3EA 11

10208142

R O 2**

PEMOGRAMAN BASIS DATA

 

ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA EKSPLORASI BERBASIS OBJEK

STUDI KASUS KONDUR PETROLEUM SA

ABSTRAK

Kondur Petroleum SA, merupakan perusahaan yang bergerak dibidang minyak dan gas. Sistem basis data dapat mengorganisir kegiatan eksplorasi untuk dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan dan dapat mendukung kegiatan eksplorasi perusahaan. Metodologi yang digunakan ada tiga yaitu studi pustaka,penelitian laboratorium,fact-finding dengan cara analisa system berjalan,survey perusahaan dan wawancara dengan orang yang berhubungan dengan kegiatan eksplorasi.

Dengan perancangan basis data yang benar dan baik akan membuat basis data tersebut menjadi fleksibel. Basis data yang mudah di maintain untuk menghadapi permasalahan yang terus berkembang di masa mendatang dan dapat dihasilkan sebuah system informasi yang mampu memberikan informasi eksplorasi secara cepat,mdah dan akurat serta mampu membentu pihak-pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan pengolahan operasional eksplorasi.

Simpulan,dengan adanya perangkat kebijakan yang diterapkan Kondur Petroleum SA ini,kegiatan eksplorasi perusahaan diharapkan dapat mengalami kemajuan yang signifikan dan dapat digunakan pihak manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan.

PERMASALAHAN

Berdasarkan abstrak diatas,studi kasus ini membahas berbagai masalah sebagai berikut:

1.Mungkinkah departemen eksplorasi melakukan organisasi data seperti menyimpan dan mendapatkan data ataupun informasi secara mudah,tepat,teratur,dan akurat?

2.Apakah system mampu mengawasi penggunaan data untuk menghindari penyimpangan atau penyalahgunaan data oleh pegawai yang tidak bertanggung jawab.

3.Mampukah perusahaan mengawasi proyek dan orang-orang yang terlibat didalam pembuatan proyek tersebut.

DAFTAR PUSTAKA:

Suparto D,Anzaludin S,Geyna P H. Jurusan system informasi, Fakultas computer, Universitas Bina Nusantara.

Bahrami,ali.(1999)  Barry, Douglas.k.(1996)  Connolly (2005)  Eaglestone(1998)  Hoffer(2002)  Lau,Yun Tung(2001)  Larman(2004).

ANTRIAN

SIMULASI MODEL  ANTRIAN PADA PEMBAYARAN REKENING LISTRIK DENGAN  ARENA 5.0

(Studi kasus pada PLN Semarang Tengah)

ABSTRAK

Antrian cukup panjang  pada loket pembayaran rekening listrik menimbulkan ketidaknyamanan para pelanggan. Oleh karena itu efisiensi dalam waktu pelayanan adalah hal yang menarik untuk dikaji. Simulasi merupakan salah satu cara yang menarik dalam memecahkan masalah antrian dimana distribusi waktu kedatangan dan waktu pelayanan terdistribusi secara random.

Permasalahan yang dikaji mengenai system antrian PLN di semarang tengah,bagaimana distribusi model antrian di PLN semarang tengah dan bagaimana menganalisis output dari model simulasi antrian pembayaran rekening listrik.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode simulasi dengan mengunakan Arene 5.0. Data primer diambil selama tiga hari yang dipilih secara random dari tanggal 18-21 mei2007.

Hasil penelitia yang diperoleh,system antrian pada PLN semarang tengah mengunakan disiplin antrian FIFO dengan tiga pelayanan parallel yang tersedia di (loket1,loket2,loket3). Distribusi probabilitas antar kedatanganya adalah distribusi eksponensial,hal ini disebabkan karena kedatangan bersifat independen,Sedangkan distribusi pelayanan di setiap loketnya berdistribusi kontinu.Rata-rata waktu tunggu pelanggan disemua loket pada hari penelitian adalah 1 menit,waktu tunggu terlama 5 menit terjadi pada tanggal 18 mei 2007.Rata-rata panjang antrian disetiap loket sebanyak 1 orang,antrian terpanjang juga terjadi pada tanggal 19 mei 2007,yaitu mencapai 4 orang. Waktu tunggu dan panjang antrian berbanding lurus dengan utiltas terjadwal. Jadi semakin lama waktu tunggu pelanggan dan semakin panjang antian maka semakin kecil pula waktu menganggur pelayan.pada tanggal 20 mei 2007,waktu menganggur pelayan lebih kecil di banding hari-hari lainya,karena waktu tunggu terlama dan antrian terpanjang terjadi pada hari tersebut,rata-rata waktu total yang dihabiskan pelanggan di dalam sistem antrian pada hari penelitian masing-masing sebesar 1,2307956 menit, 1,2838638 menit dan 1,07448 menit. Waktu total yang paling lama pelanggan habiskan di dalam system antrian mencapai 6 menit yang terjadi pada tanggal 21 mei 2007.

Simpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian adalah ketiga loket yang ada dalam pembayaran rekening listrik di PLN Semarang tengah sudah cukup efektif, terbukti dari waktu tunggu yang tidak terlalu lama dan antrian yang tidak terlalu panjang. Saran yang dapat diberikan adalah agar PLN Semarang tengah tetap mempertahankan system antrian yang sudah ada.

PERMASALAHAN

Berdasarkan abstrak diatas,studi kasus ini membahas berbagai masalah sebagai berikut:

1.Bagaimana system antrian di PLN Semarang tengah?

2.Bagaimana distribusi model antrian di PLN Semarang tengah?

3.Bagaimana analisis output dari model simulasi antrian pembayaran rekening listrik?

 PEMBAHASAN

1.Sistem antrian bermula ketika pelanggan yang dating mengambil nomor antrian,menunggu hingga nomer dipanggil pelayan dan selesai.Baris tunggu terjadi pada setiap loket yang ada,dalam system antrian ini dibuka 3 loket.

2.Dalam membuat simulasi model antrian terlebih dahulu peneliti mengetahui distribusi rata-rata waktu antar kedatangan dan distribusi probabilitas waktu pelayanan.

a.Distribusi probabilitas rata-rata  waktu antar kedatangan didekati dengan distribusi eksponensial

b.Mengunakan  Distribusi probabilitas waktu pelayanan untuk semua loket mengunakan distribusi kontinu.

3.Dari output diproleh waktu tunggu dan panjang antrian maksimum di masing-masing loket antrian dapat dilihat diatas dan waktu yang dihabiskan pelangggan dalam system antrian.

DAFTAR PUSTAKA:

Kurniawati 2007,Matematika S1,FMIPA Uneversitas Negeri Semarang.

JARINGAN

PERMODELAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR MINUM

STUDI KASUS DISTRIK MAJASEM CIREBON

ABSTRAK

PDAM Cirebon telah beroperasi  dan mendistribusikan air minum sejak tahun 1958. Sistem kebutuhan air minum ini telah memenuhi kebutuhan air minum kota Cirebon selama puluhan tahun kini mengalami permasalahan. Debit air mulai tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih yang meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk. Dalam studi kasus jaringan distrik majasem yang terisolasi,diketahui bahwa memang ada titik-titik dalam jaringan yang mengalami kekurangan tekanan pada jam-jam puncak sehingga menyebabkan air tidak mengalir dengan baik,pada penelitian ini mengunakan software EPANET 2.0 sebagai alat permodelan system distribusi.

Permodelan dilakukan dengan data-data eksisting dan juga dua sekenario perencanaan. Dari permodelan yang dilakukan dapat terlihat bahwa jaringan distribusi majasem pada dua kenario pengembangan. Berdasarkan temuan yang didapat,perlu dilakukan sebuah upaya preventif untuk mengetasi permasalahan tekanan di waktu yang akan datang.

Simpulan,permasalahan yang dimaksud kurangnya debit dan tekanan untuk memenuhi kebutuhan yang ada.

Simulasi yang pertama yaitu simulasi yang dilakukan dengan mengunakan input data,dipergunakan beberapa asumsi kasar dalam melakukan simulasi dengan software Epanet 2.0.

PERMASALAHAN

Berdasarkan abstrak diatas,studi kasus ini membahas berbagai masalah sebagai berikut:

1.Fluktuasi debit inlet reservoir kempompongan.

2. Fluktuasi debit outlet reservoir kempompongan.

3.Konsumsi air minum majasem

PEMBAHASAN

1.Rata-rata Fluktuasi debit inlet reservoir kempompongan,dari mulai januari 2009 sampai juni 2009,diketahui debit maksimum dan minimum pada rentang data yaitu.54,21 L/s (Max) dan 45,75 L/s (Min).

2. Fluktuasi debit outlet reservoir kempompongan,rata-rata debit dari mulai januari 2009 sampai juni 2009,menjadi pembanding nilai inflow 49,89166667 (L/dtk).

3.Konsumsi air minum majasem,berdasarkan data yang didapat dari hasil pengukuran bulan mei 1997,rata-rata pemakaian air bersih total untuk jaringan distribusi majasem adalah 42,282 L/s.

DAFTAR PUSTAKA

Rahmat D A dan Idris M K,program studi teknik lingkungan Fakultas teknik sipil  lingkungan.Institut teknologi bandung.

Babbitt, Harold  Brater William king  Chatib Dr Ir Benny,m,Sc  Engelhardt,M,S,P  Park B,S,W  Prasuhn Alan L  Walsky Thomas M(2001,2006)

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: